TEGAKKAN HUKUM SEADIL-ADILNYA, SELURUS-LURUSNYA, MEWUJUDKAN KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA, BERDASAR PANCASILA DAN UUD.1945,
Senin, 20 Juni 2022
Senin, 13 Juni 2022
JANGAN LUPAKAN SEJARAH.
DUA ORANG KORBAN LUKA BAKAR SERIUS
PELAKSANAAN PEKERJAAN PENGGANTIAN
MINYAK PMT 20KV BULK OIL FEEDER P2.
|
Petugas Teknik Pemeliharaan melaksanakan pekerjaan rutin satu tahunan.
Jadual pekerjaan yang akan dikerjakan adalah penggantian minyak tahanan isolasi PMT 20KV Bulk oil petugas 5 orang..
Pada kira-kira pukul 07.00, Petugas sudah siap dilokasi Serandang 20 KV.
Lengkap dengan pakain kerja dan alat pengaman diri, seperti sepatu kerja dan helm. Juga alat-alat kerja lainnya yang akan digunakan untuk kerja, seperti kunci ring, kunci pass, tackel, kawat sling dll. Tinggal menunggu komando, dari penanggungjawab pekerjaan.
Material lain yaitu satu drum minyak cadangan, untuk mengganti minyak PMT 20KV, sesuai rencana pemeliharaan tahunan, yang sudah dijadualkan saatnya untuk ganti minyak.
Dan satu drum kosong, untuk menampung minyak bekas pakai.
Kami Regu Teknik bekerja dilingkup areal berbahaya, langkah-langkah kerja wajib sesuai dengan ketentuan Standarad Operating Procedure (SOP)
Menunggu dengan pasti dan meyakinkan laporan dari petugas pengawas manuver yaitu petugas yang mengikuti pelaksanaan langkah-langkah pembebasan tegangan, dan mencatat jam-jam peristiwa saat pelepasan pms rel, maupun pms line, dan memasukan grounding, sesuai urutan langkah2 kerja SOP.
Semuanya dipantau secara ketat, karena menyangkut nyawa, bahwa informasi yang disampaikannya sudah harus benar-benar diyakini aman, telah bebas dari tegangan listrik, baru bisa dimulai pelaksanaan pekerjaannya.
Setelah adanya laporan resmi bahwa sudah bebas tegangan dan aman apabila dikerjakan, dari petugas pelaksana pembebasan tegangan listrik.
|
Yaitu pada obyek yang akan mulai dikerjakan, ada perasaan merinding, dan terdengar suara gemericik seperti sura air mengalir diselokan, tapi suaranya tidak begitu keras, nyaris tidak terdengar.
Petugas yang akan bekerja, tidak menghiraukan keanehan itu, tetap saja memulai melaksanakan pekerjaannya itu.
Padahal mungkin Tuhan sedang memberi isyarat, suatu peringatan keras, bahwa alat yang akan dikerjakan itu ada salah satu bagian dalamnya sangat berbahaya, karena masih ada terhubung stroom bertegangan tinggi yang mematikan.
Jika nekat masih saja tetap melaksanakan pekerjaan itu, tentu akan semakin mendekati maut, akan terjadi malapetaka hebat yang bisa mencidrai menjadikan cacat fisik atau bahkan menghilangkan nyawa petugasnya.
Jika terjadi memegang alat itu yang akan dikerjakan karena ketidak tahuannya bahwa masih ada stroom listrik didalam alat tersebut, ajal pasti tiba, malaikat pencabut nyawa sudah ada didekatnya.
Lima petugas pemeliharaan mana yang duluan, atau bahkan bisa saja sekaligus limanya menjadi korban,
Astaghfirullah aladzim, Mohon ampunanMu ya Allah.. Karena ketidak tahuan kami adanya alat berbahaya bertegangan tinggi yang masih terhubung pada alat yang akan dikerjakan dihadapan kami..
Demi Allah..Seandainya sudah diketahui terlebih dahulu, bahwa pekerjaan yang dihadapi masih ada alat yang bertegangan tinggi, tentu tidak ada petugas yang mau melaksanakan pekerjaan itu. Walau dibayar seberapapun, tentu tidak ada yang mau.
Satu persatu baud tangki mulai dilepas, Tackel dan sling sudah dipasang dikaitkan dengan bodi PMT yang memang sudah ada lubang tempat cantolannya.
Dapat dibayangkan Jika mengetahui pekerjaan yang dihadapi adalah stroom listrik bertegangan tinggi yang tidak bisa dilihat dengan mata kepala, dan jika semua baudnya sudah dilepas, tangkinya mulai diturunkan apa yang bakal terjadi.?
Itulah bayang-bayang dalam pikiran kami petugas selama beberapa hari, ada rasa marah kepada 2 orang petugas yaitu yang mengawasi 1 orang dan yang melaksanakan pekerjaan langkah-langkah SOP 1 orang, sampai terjadi kelalaian tidak sesuai prosedur SOP....setelah terjadi korban cacat fisik dalam pelaksanakan pekerjaan, baru ketahuan salah satu fasa pada PMS Rel masih dalam keadaan belum dilepas.
Memang benar nyata dalam pelaksanaan pekerjaan ini petugas mulai melepas baud-baudnya, posisi tackle sudah siap digunakan untuk menurunkan tangki PMT.
Petugas yang bernama Kosim sudah mulai menggerak-gerakan Tackel, untuk menurunkan posisi tangki dari atas kebawah, yang tadinya berada diatas, terkunci oleh baud-baud, sekarang baud-baudnya sudah lepas semua, tangki PMT sudah mulai bergerak turun…
Saudara Edi berada paling dekat dengan tangki yang sedang diturunkan, tidak ada rasa kekhawatiran sama sekali, bahwa didekat dengan dirinya itu ada malaikat maut,
Pelan-pelan tangki mulai turun, tiba-tiba “deeaarrrr,” suara sangat mengagetkan, ada bunyi ledakan keras disertai bunga api panas,
Petugas menjadi limbung, berhamburan menyebar.
Masing-masing menyelamatkan diri, menjauhi titik api.
Sambil istighfar dan berteriak, teriak, “ASTAGHFIRULLAH ALADZIM..!! ASTAGHFIRULLAH ALADZIM.!!....” SAMBIL MEMAKI-MAKI PETUGASNYA, Ucapan spontanitas tanpa dipikir terlebih dahulu… mengumpat petugas yang melaksanakan manuver, langkah langkah kerja pembebasan tegangan untuk memulai pelaksanaan pekerjaan..yang seharusnya bebas dari tegangan ternyata pms rel satu fasa ( T belum dilepas ) masih terhubung sehingga keadaannya masih bertegangan…
Dua orang korban terpuruk luka bakar serius, saudara Edi dan saudara Kosim menjadi korban..
Mereka berdua segera dilarikan kerumah sakit, untuk mendapatkan pertolongan, mengobati luka-lukanya.
Untung tangki PMT saat diturunkan posisinya miring sehingga terlebih dahulu menyentuh bodi PMT, terjadilah hubung singkat, karena menyentuh kontak diam yang ada didalam ruang tangki PMT yang diduga mengandung stroom bertegangan tinggi itu.
Diprediksi jika tidak terlebih dahulu terjadi hubungsingkat maka yang terjadi justru lebih parah lagi. Yaitu para petugasnya yang menjadi korban langsung terkena stroom.
Sehingga saat terjadi hubungsingkat dengan bodi tangki itulah, Allah SWT telah menyelamatkan jiwa semua petugas yang bekerja berhadapan dengan alat yang bertegangan tinggi itu, menjadi terhindar dari maut.
Kami petugas yang saat itu melaksanakan pekerjaan mengucapkan Alhamdulillah hirobbil'aalamin. Bersyukur kapada Allah SWT masih ada sisa umur dapat pulang bertemu bersama keluarga anak dan istri. Masih bersyukur pula rekan Edi dan Kosim masih selamat, walau keadaannya luka bakar sehingga masuk rumah sakit, ketemu dengan keluarga dirumah sakit..
Prediksi kami jika tidak menyentuh bodi, tidak terjadi korsleting langsung dengan bodi tangki, pasti petugas masih asyik melaksanakan pekerjaannya itu, dan dilanjutkan dibagian dalam PMT yang masih ada alat yang bertegangan tinggi. Tentu akibat peristiwanya menjadi lain, yaitu petugasnyalah yang akan menjadi korban kena stroom langsung dan pasti akibatnya lebih parah lagi banyak tubuh rekan yang gosong menjadi arang, nyawanya hilang, banyak kerabat korban yang tertguncang..
Setelah ditelusuri penyebab alat yang dikerjakan masih bertegangan ternyata PMS Rel belum dilepas (satu phasa T masik posisi masuk Rel 20KV Bus.I.).
Human error, petugas lupa melepas PMS Rel phasa T.
Demikian suatu peristiwa nyata bukan hoaks, riwayat pelaksanaan pekerjaan mengganti minyak tahanan isolasi PMT, terjadi human error bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya sebagai fakta sejarah.
"WAJIB SALING INGAT MENGINGTKAN, NASEHAT MENASEHATI DLM HAL KEBAIKAN UNTUK MENTAATI KEBENARAN"
PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP: YG MEMBIMBING PERILAKU, MORALITAS DAN DASAR NEGARA. DENGAN PESAN-PESAN, KHUSUS YANG MENJADI PROGRAM PEME...
-
Add caption PEMIMPIN PEDULI Menggaris bawahi Perkataan bapak Kuntoro Mangku Subroto saat menjadi orang nomor satu di PLN:.......
-
( MENJADI PENGACARA BAGI DIRI SENDIRI UNTUK MELAWAN KEDZALIMAN/PENISTAAN TERHADAP KE-MANUSIA-AN) **meresapi butir butir sila kemanusiaan yg ...
-
PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP: YG MEMBIMBING PERILAKU, MORALITAS DAN DASAR NEGARA. DENGAN PESAN-PESAN, KHUSUS YANG MENJADI PROGRAM PEME...



